Sab. Sep 21st, 2019

matheusrumetna.com

berbagai ilmu seputar dunia teknologi informasi

Pertemuan 2 – Modul (Procedure dan Function)

2 min read
data structure and algorithms

Postingan kali ini merupakan materi praktikum Algoritma dan Struktur Data Lanjutan, dimana pada pertemuan 2 ini membahas tentang Modul.

Procedure berguna untuk mengumpulkan statement‐statement yang dapat dijalankan menjadi satu dalam suatu blok dan untuk menjalankannya kembali hanya dengan menuliskan nama procedure yang menampungnya. Selain itu procedure juga banyak dipakai untuk menampung baris‐baris perintah yang sering dipakai dalam sebuah program.

Untuk mendeklarasikan procedure dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :
Header function tanpa parameter
Header function dengan parameter

Function tidak hanya dapat dipakai untuk mengelompokan baris‐baris perintah seperti halnya procedure, tetapi function itu sendiri dapat menampung nilai yang disimpan pada nama function. Hal tersebut merupakan perbedaan utama antara fungsi dan prosedur.

Seperti procedure, penulisan header function pun dapat dilakukan dengan dua cara (sesuai dengan kebutuhan), yaitu :
Header function tanpa parameter
Header function dengan parameter

Perbedaan antara Function dan Procedure, sebagai berikut :
• Jika membuat suatu procedure maka harus mendeklarasikan dengan reserved word “Procedure”, sedangkan jika ingin membuat suatu function maka harus mendeklarasikan dengan reserved word “Function”.
Function harus dideklarasikan dengan tipenya, sedangkan procedure tidak. Hal ini menunjukkan bahwa pada function itu sendiri dapat menampung nilai, sedangkan procedure tidak.

Persamaan antara Function dan Procedure, terletak pada fungsinya, yaitu :
• Memecah sebuah program besar menjadi beberapa bagian (modul) sehingga memudahkan pembagian tugas jika program tersebut dibuat oleh lebih dari 1 orang. Selain itu juga mempermudah pengecekan kesalahan / error.
• Jika terdapat perintah‐perintah yang sama yang akan dipakai dalam suatu program, maka sebaiknya perintah‐perintah tersebut dipisahkan dalam suatu modul program dengan menggunakan procedure, sehingga jika ingin memakainya hanya tinggal memanggil nama procedure tersebut.
• Mempermudah proses dokumentasi.

Berikut materi praktikum Algoritma dan Struktur Data Lanjutan – Modul yang disajikan dalam bentuk file pdf.
Download : Pertemuan 2 – Modul

Sekian pembahasan singkat mengenai materi praktikum Algoritma dan Struktur Data Lanjutan – Modul. Semoga bermanfaat. Tuhan memberkati. 🙂

Share This Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *